Sexting Dianggap Normal, Apa Manfaatnya Dalam Hubungan Asmara?

Bahana. com – Banyak orang menjaga kehidupan seksual dengan pasangan renggang jauh dengan melakukan sexting atau ‘ sex chatting ‘. Itu didefinisikan sebagai kegiatan mengirim foto atau video yang menjurus ke arah erotis.

Awalnya sexting dianggap sebagai perilaku menyimpang, tetapi kesibukan ini sekarang lebih diterima. Mungkin sebagai bentuk kebahagiaan.

Tetapi pertanyaannya, bagaimana hal ini mengajak hubungan romantis pasangan & apakah sexting mungkin memiliki manfaat?

Berdasarkan studi kepada 352 peserta yang dilansir Psychology Today , ada konsekuensi pasti dan negatif tersendiri sejak sexting.

Baca Juga: Begini Caranya Puaskan Ikatan Seksual Dengan Pasangan Renggang Jauh

Sekitar 50% dari mereka yang berperan sexting mengalami hasil nyata dalam hal hubungannya, yakni secara positif mempengaruhi hubungan seksual dan emosionalnya.

Ilustrasi sexting. [Shutterstock]

Ketika para penyelidik memeriksa hal ini di dalam hal status hubungan, pengikut yang mengirim gambar seksual secara eksplisit kepada bagian yang sudah berkomitmen lebih banyak mendapat hal tentu, baik seksual maupun emosional, dan mendapat sedikit efek negatif, seperti khawatir serta penyesalan, dibanding peserta di dalam hubungan kasual.

Lebih lanjut, peserta yang berada di dalam hubungan komitmen juga melaporkan lebih banyak sikap positif terhadap perilaku sexting dibanding pada yang hanya pada hubungan kasual.

Wanita dalam hubungan pokok atau kasual mengatakan itu lebih banyak merasa khawatir, penyesalan, dan trauma, dibanding mereka yang berada di dalam hubungan komitmen.

Jadi intinya, pria dan wanita mengadukan lebih nyaman melakukan sexting ketika mereka dalam hubungan berkomitmen.

Baca Juga: PP Muhammadiyah soal WO Aisha: Nikah Bukan Cuma Halalkan Hubungan Seksual!

Pentingnya sexting sebagai wujud komunikasi romantis dibuktikan secara fakta sekitar 75% masa muda mengaku pernah terkebat di dalamnya.