Kerja Presiden Jokowi Dibakar, Suami: Saya Minta Pelaku Dihukum Mati!

Foto EP, pelaku pembunuhan terhadap kerabat Presiden Jokowi, Yulia yang tewas terbakar di mobil. (istimewa)

SuaraJawaTengah. id – Dokter Achmad Yani mengaku masih tak dapat Yulia, istrinya dibunuh secara ceroboh oleh tersangka Eko Prasetyo. Sebab, Yani tak mengira jika istrinya harus pergi selama-lamanya dengan cara dibunuh secara sadis.

Hal itu diungkap Yani saat dihadirkan dalam terbit kasus pembunuhan istrinya yang digelar di Mapolres Sukoharjo, Jumat (23/10/2020)

Kejadian pembunuhan ini terungkap setelah jenazah Yulia ditemukan sudah dalam kondisi hangus terbakar di dalam mobil pribadinya di kawasan Sugihan, Bendosari, Sukoharjo, Selasa (20/10/2020) malam.

“Saya tak mengira-ngira sampai mengambil nyawa dengan cara seperti itu. Terus terang saya tidak terima, ” sirih Yani seperti dikutip dari Solopos. com –media jaringan Suara. com, Minggu (25/10/2020).

Yani mengaku awalnya mendapat kabar mobil istrinya terbakar.

Tim Labfor Polda Jateng bersama Polres Sukoharjo, Rabu (21/10/2020), melakukan olah TKP pada lokasi penemuan jasad wanita melalak di Bendosari Sukoharjo. (Solopos. com-Indah Septiyaning W. )

“Awalnya kami tahunya mobil terbakar, tapi tenyata ada istri saya ikut dibakar, ” sirih dia dengan mata yang berkaca-kaca.  

Dia bersyukur pelaku sudah terperangkap berikut motifnya perbuatannya juga sudah terungkap. Keluarga, lanjutnya, kini aman. Yani tidak menduga istrinya meninggal dengan kondisi mengenaskan.

Dokter Yani pun meminta pelaku diganjar dengan azab yang seberat-beratnya. Yani meminta pelaku dihukum mati.

“Dari keluarga berharap sekadar pelaku bisa dihukum seberat-beratnya karena sudah mengambil nyawa dengan berniat. Kalau saya pribadi terus sah tidak terima. Saya meminta pelaku dihukum mati, ” ucap Yani.

Jenazah Yulia diberangkatkan dari Rumah Duka ke Thiong Ting, Jebres, Solo.[Suara.com/RS Prabowo]

Utang Piutang