Hiu Pun Terancam Dibantai, Dibedah serta Diambil Hatinya Demi Vaksin Covid-19

Ilustrasi hiu putih. (Pixabay/Skeeze)

Jika salah satu vaksin itu digunakan di seluruh dunia, golongan konservasions Shark Allies menduga hendak ada sekitar 250 ribu hiu yang perlu disembelih

SuaraJatim. id semrawut Efek pandemi Covid-19 menjalar ke mana-mana. Kabar terbaru, pandemi ini juga mengancam kelestarian ikan hiu sebab terancam dibantai demi membuat vaksin virus asal Wuhan, China, itu.

Dugaan ini diungkap oleh ahli satwa liar, pokok predator teratas di lautan itu dipanen untuk squalene , yakni minyak alami yang terbuat dari hati ikan hiu, dengan digunakan sebagai obat, termasuk obat flu saat ini.

Bahan minyak tersebut digunakan sebagai adjuvan , untuk meningkatkan efektivitas vaksin sehingga bisa meningkatkan respon kalis tubuh yang lebih kuat. Bahan ini digunakan di beberapa pengikut vaksin Covid-19.

Mirisnya, jika salah mulia vaksin itu digunakan di segenap dunia, kelompok konservasions Shark Allies menduga akan ada sekitar 250 ribu hiu yang perlu disembelih, seperti hasil perhitungan konservasions pada California.

“Memanen sesuatu dari hewan kasar tidak akan pernah berkelanjutan, terutama jika itu adalah hewan predatoir teratas yang tidak berkembang tumbuh dalam jumlah besar, ” sebutan Pendiri sekaligus Direktur Eksekutif Shark Allies, Stefanie Brendl, seperti dikutip dari Dailymail.

Hingga kini kita tidak tahu berapa lama dan seberapa besar dampak pandemi Covid-19 bakal berlangsung. Namun Stefanie tidak bisa membayangkan bagaimana ikan hiu akan terus diburu jika menggunakan vaksin yang terbuat dari hati ikan hiu.

“Kami tidak mencoba memperlambat atau menghalangi produksi vaksin. Kami cuma meminta pengujian non-hewani dilakukan & penggunaan squalene dari hiu dapat diganti secepat mungkin, ” tambahnya di Facebook.

Vaksin Covid-19 sendiri membutuhkan miliaran dosis setiap tahunnya. Jadi kata Stefanie, sudah seharusnya kita tidak bergantung pada sumber gaya hewan liar.

“Ini dapat merugikan marga hiu yang diburu dan diambil minyaknya, dan ini bukan rantai pasokan yang bisa kita andalkan, ” kata dia.

Stepanie dan rekan-rekannya sudah menyiapkan petisi online ‘Stop Menggunakan Hiu dalam Vaksin Covid-19, Gunakan Opsi Berkelanjutan yang Ada’.