Branz Kantongi Savage, Bigetron Alpha Raih Kemenangan Atas Aura Fire

Suara. com kacau Pada introduksi hari kedua MPL Season 7 Week 2 Aura Fire berhadapan dengan Bigetron Alpha. Belum meraih hasil sama sekali, apakah Aura Fire mampu meraih kemajuan dari Bigetron Alpha?

Jadi ajang pertaruhan Aura Fire, tim ini membawa Godiva dengan Mathilda, Vanss dengan Yi Sun Shin, Qeira dengan Chou, Kabuki dengan Thamuz serta Vaanstrong dengan Eudora.

Bigetron Alpha diperkuat oleh Renbo dengan Cecilion, Dreams secara Jawhead, Rippo dengan Uranuz, Kyy dengan Silvanna serta Branz dengan Claude.

Semenjak awal game pertama, Aura Fire begitu menguasai pertunjukan hingga bermain agresif dan menekan pergerakan masing-masing roster dari Bigetron Alpha.

Baca Pula: Tampil Melalaikan di MPL Season tujuh, RRQ Vyn Sebut Tipuan Alter Ego Stabil

Bigetron Alpha dapat membalikan keadaan dan menekan Aura Fire yang sempat ulung. Hingga menit ke-13, Bigetron Alpha mendominasi permainan mematok lord pertama diklaim Renbo dan kawan-kawan. Poin prima di game ini cerai-berai dikantongi Bigetron Alpha.

Game pertama Aura Fire vs Bigetron Alpha. (youtube/MPL Indonesia)

Mengakar ke game kedua, Bigetron Alpha mengambil first pick dengan Renbo bersama Alice, Dreams dengan Pacquito, Rippo dengan Benedetta, Kyy secara Silvanna dan Branz secara Granger.

Mencoba merebut pokok di game kedua, Aura Fire membawa Godiva secara Chou, Vanss dengan Yi Sun Shin, Vaanstrong secara Mathilda, Kabuki dengan Ruby dan Qeira bersama Yu Zhong.

Sebanding seperti game sebelumnya, Aura Fire begitu tangguh pada early game. Menekan sejak awal, Aura Fire sukses mengantongi tiga turret Bigetron Alpha di menit ke-10.

Mengandangkan Branz dan kawan-kawan, lord pertama langsung dikantongi Aura Fire. Bersama lord pertama, Aura Fire mengancam base utama Bigetron Alpha. Beruntung tim ini sedang mampu mempertahankan base utamanya dengan baik.

Baca Juga: Lebih Susah Lawan Geek Fam atau RRQ? Begini Tanggapan Udil

Game kedua Aura Fire vs Bigetron Alpha. (youtube/MPL Indonesia)

Bermain agresif hingga menit ke-17, Bigetron Alpha cocok sekali tidak mampu merespons Aura Fire yang tepat melakukan kontes lord kedua. Bersama lord kedua, Aura Fire langsung mengklaim hasil atas Bigetron Alpha dalam menit kedua.

Memulai game ketiga, Aura Fire turun membawa Godiva dengan Tigreal, Vanss dengan Roger, Vaanstrong dengan Mathilda, Kabuki dengan Pacquito serta Qeira dengan Yu Zong.

Bigetron Alpha lalu membawa Renbo secara Pharsa, Dreams dengan Jawhead, Rippo dengan Baxia, Kyy dengan Eudora serta Branz dengan Yi Sun Shin.

Game ketiga Aura Fire vs Bigetron Alpha. (youtube/MPL Indonesia)

Membuka game penentuan itu, Branz mengambil first blood dengan tumbangnya Tigreal milik Godiva. Bigetron Alpha berlaku kuat hingga membua Aura Fire rugi di seluruh sisi.

Hingga menit ke-8, Bigetron Alpha bermain elok dengan sukses mengumpulkan total 7 kill atas Aura Fire. Bermodalkan lord perdana, Bigetron Alpha langsung mengancam Aura Fire dengan raihan Savage dari Branz, tim ini lalu mengantongi pokok di game ketiga.

Mendapat savage mula-mula di MPL Season 7, Bigetron Alpha membutkikan kekuatannya dengan menumbangkan Aura Fire dalam tiga game yang berlangsung super sengit.