Bisa Fatal, Ini Sebab Komplikasi Pneumonia pada Pasien Covid-19

Suara. com awut-awutan Meski 80 persen kasus Covid-19 ringan atau pantas, dalam kondisi yang parah kejadian itu dapat mempengaruhi fungsi genitalia tubuh. Salah satu komplikasi dengan ditakuti adalah pneumonia.

Pneumonia adalah kekacauan yang mengancam jiwa yang berpengaruh pada paru-paru. Pakar kesehatan mengutarakan bahwa pneumonia dapat menjadi mair yang terkait dengan kasus Covid-19 jadi parah.

Hal yang yang lebih mengejutkan adalah bahwa komplikasi mirip pneumonia tampaknya lebih sering terjadi di laki-laki yang menderita Covid-19 daripada perempuan.

Dilansir dari Times of India, pneumonia adalah komplikasi yang dikarenakan karena peradangan pada kantung udara yang ada di dalam paru-paru. Komplikasi tersebut dapat menyebabkan penumpukan cairan dalam rongga, yang dapat membuat seseorang lebih sulit bernapas.

Baca Juga: 1, 1 Juta Vaksin Akan Diberikan Pada Warga Tangerang, Diuji Desember

Sketsa pneumonia [shutterstock]

Sesak napas, batuk, nyeri dada, kelelahan, dan demam umumnya dapat dialami dengan kepelikan mirip pneumonia. Lantas, bagaimana pneumonia bisa bermanifestiasi pad aCovid-19.

Semua tahu bahwa COVID adalah penyakit pernafasan. Ini memiliki salah satu pengaruh utama pada saluran pernapasan serta paru-paru.

Pneumonia adalah satu diantara komplikasi yang dapat terjadi dengan Covid-19 dan jika tidak ditangani tepat waktu, berakibat fatal.

Telah diamati bahwa virus SARS-COV-2 mengendap di saluran pernapasan & merusak alveoli, yaitu kantung udara kecil yang ada di sepanjang lapisan untuk mentransfer oksigen ke pembuluh darah, dan kemudian ke organ lain di tubuh.

Ketika seseorang terinfeksi oleh virus, itu merusak dan menyumbat dinding paru-paru & menurunkan suplai darah ke organ-organ.

Baca Juga: Polda Jabar akan Laporkan Pelanggaran Prokes Kegiatan Rizeq di Bogor

Dalam situasi seperti itu, tubuh terpaksa mengimbangi defisit dan meningkatkan asupan oksigen. Saat kantung udara rusak, ada masuknya larutan yang sebagian besar merupakan organ dan protein yang meradang & penumpukan cairan ini menyebabkan pneumonia.